Senin, 11 Oktober 2021

Mengatur Unit dalam Autocad

 

Unit dalam kegiatan menggambar harus diatur sejak awal (sebelum melakukan penggambaran). Unit/satuan dalam fikiran drafter harus sama dengan satuan dalam komputer. Hal ini dimaksudkan agar terjadi konsistensi dalam melakukan penggambaran. Cara mengatur unit dalam autocad adalah sebagai berikut :

1)    Ketik UN (enter) à

2)    Muncul tampilan sebagai berikut :






3)    Pada type Length                  à Pilih Decimal

4)    Pada Precision Length        à Pilih 0.00

5)    Pada Type Angle                  à pilih Decimal Degrees

6)    Pada Precision Angle          à Pilih 0.00

7)    Pada Insertion Output          à pilih milimeters

8)    Pilih OK

Selesai


Demikian cara mengatur unit dalam Autocad sebelum kita melakukan penggambaran.
Ingat, pastikan unit dalam pikiran kita sama dengan unit di Autocad. Misal, jika kita mengatur unit dalam Autocad berupa milimeter, maka dalam pikiran kita pun unit yang digunakan adalah milimeter. Selanjutnya jika kita akan menggambar garis sepanjang 1 meter, maka data yang kita inputkan ke dalam autocad adalah 1000. Mengapa demikian? karena 1 meter = 1000 milimeter

Rabu, 22 September 2021

[Autocad] Menggambar Dinding dengan Multiline

 Pandemi sungguh sangat berdampak bagi para pelajar sekolah kejuruan, ya SMK. 
Salah satu dampak yang terasa adalah pembelajaran Praktik. 
Sebagai upaya untuk membantu anak anak dalam memahami konten pembelajaran praktik, khususnya menggambar bangunan dengan Autocad, Berikut saya cicilkan konten cara menggambar dinding dengan Multiline. Semoga bermanfaat. 

https://youtu.be/-ro1TcRQb6s




Merawat Hutan, Menjaga Air

 Dari goodnews from Indonesia, 
https://www.goodnewsfromindonesia.id/2020/01/21/listrik-seluruh-penduduk-di-dua-desa-ini-dibangkitkan-dari-air-dan-matahari

Senin, 03 Februari 2020

Belajar di Jalan

Anak Jalann kembang metropolitan.
Begitulah sepenggal lirik sebuah lagu.

Sejatinya,
anak jalanan tak selamanya adalah dia yang meminta minta.
tak selamanya adalah dia yang tak memiliki pekerjaan
tak selamanya adalah dia yang tak pernah mandi
tak selamanya adalah dia yang serba kekurangan
tak selamanya adalah dia yang di bawah umur
tak selamanya adalah dia yang compang dan camping
tak selamanya pula adalah dia yang bermalas malasan.

Anak jalanan adalah dia yang menikmati setiap perjalanan hidupnya.
adalah dia yang menikmati jalan mainnya
adalah dia yang menikmati jalan berangkat kerja juga pulang kerja
adalah dia yang menikmati jalan sekolah
adalah dia yang menikmati jalan piknik
adalah dia yang menikmati apapun itu dalam setiap perjalanan, aktifitas hidupnya.

Di jalan, banyak sekali hal hal yang bisa kita jadikan bahan lelucon, bahan pemikiran, ide, pengetahuan, juga ilmu. Tentu apa yang kita dapat akan berbeda beda, bergantung pada rasa ketertarikan/minat kita masing masing. Saya yang setiap harinya berkecimpung di bidang Bangunan, selalu tertarik pada bangunan - bangunan unik yang saya lihat. Mengapa bentuk bangunan itu aneh, kok bisa berdiri, bagaimana cara membangunnya, itu untuk apa, bahannya dari apa, siapa yang bisa mengerjakan bangunan itu, dan pertanyaan pertanyaan lainnya.

Juga sebagai orang yang 'mengaku' cinta lingkungan.
selalu tertarik pada hal hal yang berbau kekotoran.
mengapa daerah ini kotor, mengapa sampahnya macem macem, kok pada buang sampah sembarangan, kok bak sampahnya menggunung, kasian bapak bapak petugas kebersihan, iba kepada petugas kebersihan yang tiba tiba dilempari sampah, dan pertanyaan pertanyaan kecil lainnya yang muncul.

Bahkan sebagai orang 'yang dianggap sebagai guru'
selalu merasa kalah ketika berpapasan dengan pelajar pelajar yang menunggu bis sejak pagi,
iri pada pelajar pelajar yang bersemangat jalan kaki.
menaruh iba dan memberikan klakso penyemangat kepada pelajar pelajar yang sampai sore bahkan kadang malam baruu pulang mengerjakan tugas, dengan penampilan masih rapi lengkap dengan sepatu dan baju dimasukkan.


Yah, seperti itulah.
sedikit makna dari Belajar di jalan. belajar dari anak jalanan.

salam semangat, hati hati di jalan.

Borobudur, 04 Februari 2020

Kamis, 29 Maret 2018

Sampah plastik

Sampah plastik

Seakan tak bisa lepas aktifitas kita dari sampah dan plastik.
Belanja, pake wadahnya plastik kresek.
Beli es teh dibungkus, bungkusnya plastik. Sedotannya plastik. Selesai minum. Buang deh plastiknya. Masak juga dimakan..

Beli gorengan, plastik juga bungkusnya.
Beli air mineral botol. Botolnya plastik.
Air mineral gelas. Gelasnya plastik

Beli ezbuah dibungkus.. bungkusnya plastik..

Plastik lagi plastik lagi.

Hayoo... bisa nyebutin macam sampah plastik yang lain? Hehhe.


Yap. Setiap aktifitas kita pasti mengeluarkan sampah.
Dan sampah itu kalo tidak diletakkan di tempatnya akan menjadikan masalah baru.
Apa ituu?
Tentunya sampah yg berserakan. Yang berdampak pada polusi udara ( bau), polusi mata (pemandangan yg nggak mengenakkan), polusi lalu lintas (kalo sampah berserakan di jalan).
Bahkan sampah yg tidak pada tempatnya, bisa mengancam kehidupan manusia, maupun makhluk lain.
Manusia bisa mati, jika dia alergi sampah.
Sampah (plastik) yg menumpuk dan menutup saluran air akan mengakibatkan saluran tersumbat dan banjir. Efeknya timbul juga genangan. Misal genangan di selokan. Genangan karena sampah itu bisa membunuh ikan ikan di sungai. Kasian kan..

Bahkan beberapa kabar yang muncul, ada yang mengisahkan , banyak ikan laut mati karena si ikan makan plastik (sampah). Kasiannn
Si ikan ga bisa membedakan plastik dan makanannya, atau bahkan bisa jadi karena saing penuhnya sampah plastik sehingga si ikan ga bisa cari makan. Akhirnya terpaksa deh makan tu plastik. Ini ikan yang masuk golongan yg perlu disantuni.

Sayaang...
Ehh.
Para pembaca (kalo ada yang baca).
Bagi saya, fenomena tersebut membuat hati ini miris nan menggelitik.

Menggelotik diri ini untuk ikut berbuat baik pada alam.
Tapi.. apa yang bisa saya lakukan?
Aku hanya secuil makhluk kuecillll dibanding alam ini.

Hemm.
Tapi setidaknya ada heberapa hal yang bisa saya lakukan. Antara lain:
1. Tidak membuang sampah di jalan.
Ketika makan permen di jalan, bungkusnya aaya simpan sementara di kantong saku. Setrlah turun/lihat kotak sampah, saya letakkan deh si bungkus permen itu.
Karena bagi saya, kalo buang sampah di jalan dengan sembarangan, nanti akan membuat kasian orang2 jalanan (pengguna jalan lain) yang kena serpihan sampah. Ciee serpihan.
Karena apa juga?
Karena kalo mbuang sampah di jalan. Dan semua orang mbuang sampah di jalan, yang terjadi adalah jalan penuh sampah. Terjadilah tempat sampah terpajang di dunia. Terus kalo jalan penuh sampah, kita mau lewat mana? Lewat tempat sampah???
Haaa?jawabbbb.. hhe

2. Tidak membuang sampah di selokan/saluran air lainnya.
Inj juga.
Kalo mbuang sampah di selokan, dan banyak orang yg mbuang sampah di sana. Maka kita sudah berpartisipasi dalam rangka mensukseskan proyek tempat sampah terpanjang di dunia.
Busa juga membunuh organisme/ikan ikan di saluran aor tsb.

3. Meletakkan sampah pada tempatnya.
Kenapa meletakkan.?
Saya terinsporaai dengan sebuah tulisan. Bahwa meletakkan sampah lebih santun daripada membuanh sampah. Bisa menangkap maksudnya kannn?

4. Memilah samgpah organik dan an organik.

5. Tidak membiarkan berlama lama sampah tergeletak di tempat yang tidak seharusnya. Maksudnya??
Misal begini.
Jangan biarkan gelas kotot terlalu lama berdiri di meja makan.
Jangan biarkan tisu kotor, bungkus permen, dll tergeletak terlalu lama di meja makan.

Sementara baru itu sih yg bisa saya lakukan..

Tapi lihatt.
Hari ini Kamis 29 Maret 2018, lihat berita online ini 👇
Itu tu.. atas sendiri.
Bu susi punya terobosan bagus....

Mendambakan ada tindakan serupa di lengkungan yg lain termasuk di lingkungan kerjaku, dll.

Hemm... itulah.
Teteplah. Saya yang kecil ini mendambakan lingkungan yg bersih nyaman.
Love You Indonesia.
Love alamNya
Love you kamu 😚

Demikian ocehan dari saya.
Salam pecinta alam
(Dari pecinta alam yang nggak pernah naik gunung)

Magelang, 29 Maret 2018

Rabu, 28 Februari 2018

Belajar diam lebih sulit daripada belajar bicara

Di jaman yang kekinian seperti ini, pergerakan informasi sangat cepat. Bahkan lebih cepat dari gerakan langkah kita, lebih cepat dari laju pesawat yang super cepat.
KOndisi ini merupakan suatu keuntungan bagi kita, kita yang haus akan perkembangan informasi, apapun itu informasinya, tentunya sesuai dengan apa yang kita butuhkan.

Di sisi lain, saking cepatnya pergerakan informasi ini, terkadang tidak diimbangi dengan kevalidan isi informasi tersebut. hampir setiap kita berperan sebagai penerima informasi, juga sebagai penyampai informasi.

Payahnya, dengan peran kita yang dobel tadi, jika kita tidak memperhatikan dan hati hati dalam mencermati kevalidan isinya, bisa bisa berujung pada kabar/informasi yang tidak benar.
informasi yang tidak benar bisa berpotensi pada penyesatan. penyesatan jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. penyesatan di dunia, bahkan bisa jadi di akhirat..

Oleh karena itu,  di posisi saat ini, berhati hatilah.
Karena saat ini,  belajar diam lebih sulit daripada belajar bicara

Sigit,
yang masih belajar diam, dan mengendalikan perkataaan.
01 Maret 2018